Di tanah Aceh
Adat berdiri beriringan dengan syariat
Menjadi penunjuk arah
Saat dunia terlalu ramai memberi isyarat
Meunasah menyimpan kebersamaan
Tentang hidup yang tak boleh sendiri
Tentang adab yang harus dijaga
Agar langkah tetap berarti
Di antara hari berisik yang penuh tuntutan
Aku diingatkan kembali oleh lirik lagu “Membasuh”
“Kita bergerak dan bersuara
Dan berjalan jauh tumbuh bersama
Sempatkan pulang ke beranda
Tuk mencatatkan hidup dan harganya”
Di Aceh, pulang bukan hanya sekadar tempat
Melainkan melestarikan budaya
Menghormati adat
Dan mengingat siapa diri ini
Sebab malu lebih sakit dari luka
Dan hormat lebih tinggi dari suara
Saat gelisah tidak memberi ruang untuk tidur
Dan doalah yang mengajak tenang tanpa menghakimi
Di bawah langit yang setia menaungi
Aku belajar bertahan
Dengan cara yang ditakdirkan
Hidup tenang, beradat, dan tetap beriman

