Di tepi pantai kami duduk bersatu
Irama gendang menggerakkan tangan
Lelah terasa, namun hati menyatu
Dalam tarian yang penuh ketenangan
Geraknya sederhana, namun bermakna
Mengajarkan sabar dan kebersamaan
Likok Pulo seni warisan indatu tercinta
Kami jaga agar tetap dikenang masa
Dari generasi ke generasi ia mengalir
Lekuk lincah diwariskan perlahan
Bukan sekadar gerak yang lahir
Melainkan doa yang terus dipanjatkan
Selama gendang masih terdengar
Tangan-tangan remaja menari seirama
Likok Pulo akan tetap bergetar
Sebagai jati diri dan khazanah Aceh tercinta
“Memuliakan” adalah napas kehormatan
Yang kami lambungkan ke udara lewat seni tari
Warisan leluhur yang tak lekang disapu zaman
Abadi bersemi di tanah Aceh Serambi kami

