Di antara iman dan tanah
Rencong berdiri tanpa suara
Bukan untuk mencari luka
Melainkan menjaga marwah bangsa
Besi melengkung itu belajar bersabar
Menyimpan panas doa para leluhur
Ia lahir dari api dan keyakinan
Ditempa oleh waktu dan keteguhan
Rencong tidak berteriak tentang kuasa
Ia tunduk pada tangan yang beradab
Menjadi simbol dari harga diri
Dari angin yang ingin merobohkan bangsa
Di tanah Aceh yang keras dan setia
Rencong adalah ingatan yang berjaga
Bahwa iman bukan sekadar kata
Dan tanah bukan sekadar pijakan

