Gambar Cover
RINDU SABANG RINDU RASA

Rindu Sabang rindu rasa

Di hati yang tak pernah basah

Bau laut, suara ombak di Pantai Lace

Kenangan lama yang takkan pernah lupa

Aku rindu mercusuar api yang berdiri tegak indah

Rindu Pulau Rubiah, airnya biru nan jernih

Rindu snorkeling dengan ikan yang berenang bebas

Rindu yang tak pernah hilang, rindu

Yang tak pernah padam

Di jalan-jalan Sabang berjalan seorang diri

Mengingat kenangan lama

Kenangan yang tak pernah pergi

Rindu suara seagull, rindu gemuruh ombak di pantai

Rindu yang tak pernah hilang, rindu yang tak pernah mati

Rindu suasana di bawah pohon kelapa

Rindu suara anak-anak bermain di pantai penuh gembira

Rindu yang tak pernah hilang, rindu yang tak pernah padam

Aku rindu masakan yang dimasak dengan cinta

Rindu rasa lezat yang tak pernah terlupakan

Rindu suara ibu yang memanggil dengan sayang

Rindu yang tak pernah hilang, rindu yang tak pernah mati

Di malam yang sunyi aku duduk seorang diri

Mengingat kembali kenangan lama yang tak pernah pergi

Rindu suara angin, rindu gemuruh hujan di laut

Rindu yang tak pernah hilang, rindu yang tak pernah padam

Rindu Sabang, rindu lautnya, rindu keindahan alamnya, dan

Rindu akan kenangannya

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait